header

Blog ini akan menampilkan kisah-kisah taubat yang diterima dari pembaca-pembaca melalui email, pengalaman penulis, dan lain-lain. Apa yang diceritakan adalah benar, cuma nama dan tempat dirahasiakan. Jika pembaca lain memiliki kisah-kisah taubat yang menarik, bisa dibagi bersama dengan pembaca lain untuk dijadikan panduan hidup.

Monday, March 29, 2010

TEMAN SERUMAH



Namaku Azie. Aku memiliki pengalaman yang agak aneh. Semoga apa yang kuceritakan ini bakal menjadi renungan untuk pembaca-pembaca di sana. Aku pernah belajar di sebuah IPTA di timur semenanjung. Pada tahun pertama dan kedua, kami diperbolehkan tinggal di asrama universitas. Tapi, saat kami memasuki tahun ketiga, kami terpaksa mencari rumah sewa. Ini karena asrama yang disediakan tidak cukup menampung mahasiswa yang semakin bertambah. Aku memilih tinggal bersama dengan wawa, Intan dan imbang. aku lebih senang bersama mereka karena mereka teman sekuliahku. wawa adalah seorang yang agak pendian dan baik hati. Intan pula seorang yang suka berterus terang. Dia juga seoarang teman yang suka menolong. Seri pula seoarang yang periang. Diantara kami berempat, Seri seorang saja yang jarang bersolat. Ini mungkin karena latar belakang keluarganya yang tidak menitik beratkan agama.

Kami pernah berbincang bagaimana menegur Seri. Tapi akhirnya kami menemukan jalan buntu. tiada seorang pun yang berani menegur imbang termasuk aku.

Suatu hari, aku tidak hadir ke kuliah akibat keletihan. Aku melelapkan mata sebentar di atas sofa. Jam menunjukkan pukul 12 tengah hari. Antara sadar dan tak sadar, aku telah sampai ke suatu lorong yang suram. Dari kejauhan aku bertemu Seri. Seri link tanganku. tiba-tiba terdengar satu suara entah dari mana datangnya berbunyi "Kau tidak bisa ke surga, karena kau tidak pernah mengajak dia untuk sama-sama membuat kebaikan!" . Dalam mimpi itu, aku menangis terisak-isak. Tiba-tiba aku merasa seseorang menggoncang badanku. Aku membuka mataku, kulihat teman-temanku telah pulang dari kuliah. Aku masuk ke bilikku lalu aku menangis sepuas-puasnya.Sehingga hari ini aku tak pernah menceritakan mimpiku ini.Biarlah ia menjadi rahasia aku.

nukilan Azie KL

No comments:

Post a Comment

Followers

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails